Senin, 16 Juli 2012

Surat Cinta 18++

Dear calon imamku tersayang ..

Jujur aku disini penasaran menunggumu. Seperti apa nanti dirimu yang akan selamanya bersamaku?
Surat ini benar-benar memang harus kau baca dahulu, sebelum kamu benar-benar siap menjadi imamku untuk selamanya.

Hai calonku ..
Kau pasti seiman denganku kan? Allah SWT Tuhan kita.
Aku berharap kamu adalah pria yang benar-benar tepat untuk menjadi imamku dalam shalat ataupun dalam hidupku.

Calonku, kamu sedang apa ?
Apa kamu sudah siap mencintaiku selamanya meski nanti aku tak lagi cantik? Meski kulitku mengeriput seluruhnya? Apa kamu akan siap disisiku selamanya bila nanti aku sakit? Dan apa kamu akan selalu sayang denganku bila ada sesuatu yang buruk terjadi padaku?

Seperti janjiku ..
Aku akan ahli memasak hanya untuk imamku ini. Siap sedia menjadi koki tersayang di rumah kita nanti. Aku juga siap menjadi ibu yang merawat anak kita sendiri. Baby sitter yang paling cantik yang pernah kau miliki.

Mungkin terlihat materialistis,
Tapi calonku, aku harap kamu seorang yang memiliki pekerjaan atau setidaknya memiliki talent yang tak akan hilang darimu. Untuk membuat kita mampu bertahan hidup bersama anak-anak kita.
Aku akan tetap mendampingimu, tidak akan meninggalkanmu sendirian merasakan sakitnya jatuh.

Aku harap kamu bukan seorang yang putus asa dengan mudah meninggalkan tanggung jawabmu sebagai suami dn ayah.

Aku harap kamu dapat menjagaku seperti kamu menjaga ibu atau saudarimu. Bila nanti aku salah, aku mohon kamu tidak membentakku karena kesalahanku. Cukuplah aku di beri nasihat dimana letak kesalahanku dan apa yang harus aku lakukan. Mungkin nanti akan terlihat batu diriku ini, tapi percayalah, aku pasti menuruti apa yang kau perintahkan.

Aku harap bila nanti aku menangis, pelukanmu yang akan menenangkanku.
Dalam keadaan apapun kau tetap my herro. Buat aku selalu bangga karena telah memilikimu.
Bila nanti aku marah, aku sedih, dan aku kecewa, aku harap kamu punya cara jitu untuk mengatasi ini semua :)

Aku tidak suka bila kamu tidak dewasa. Aku ingin dewasa bersamamu. Bukan membuatmu menjadi dewasa karena aku.

Imamku ..
aku mau kamu berjanji satu hal padaku. Kamu tidak akan menikahi wanita lain sampai aku meninggal nanti.Bukannya apa, tapi aku hanya ingin kamu tau, aku benar-benar ingin menjaga dan merawat kamu sendirian. Tak perlu ada wanita lain yang menjagamu. Bukankah akan lebih indah bila kehidupan kita hanya ada kmu, aku, dan anak-anak kita nantinya.

Calonku ..
Sekali lagi kamu tidak perlu berwajah tampan seperti Dude Herlino untuk menarik perhatianku. Tapi cukuplah kamu yang apa adanya yang memiliki aura dengan segala kharismatik kepedulian kamu terhadapku.

Semoga aku dapat menjadi istri yang tidak memberatkanmu di akhirat nanti ya :)
Semoga kita benar-benar dapat berjalan bersama nanti. Amiin ya Rabb..
Semoga cinta yang kita miliki nanti karena kita teramat mencintai ALLAH SWT.
Semoga kita akan selalu berpedoman pada Al-Qur'an dalam menjalani hidup.
Semoga menikah adalah tujuan kita beribadah karena mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW.
Semoga kita dapat mendidik anak-anak kita yang cakep dan cantik bersama-sama, dalam akhlak yang mulia. Menjadi anak yang shaleh dan shalehah nantinya.
Amin ya Allah ..

Semoga ini ada di dirimu :)

Selasa, 13 Maret 2012

Make It Neverlast !

Kenangan di XII A ... Foto-foto yang lain ntar nyusul






Sahabat ?

Sahabat. Ada pepatah yang bilang sahabat adalah musuh yang tersembunyi, dan begitu juga sebaliknya. Itu sih pepatah lama. Tapi gak jarang kan ada musuh yang tiba-tiba jadi sahabat kita dan seorang sahabat nusuk dari belakang terus akhirnya jadi musuh.

Buat aku sahabat ya sahabat. Aku sebenernya kurang tau apa aku punya sahabat atau gak. Sahabat itu slalu ada buat kita, sahabat itu penolong, sahabat itu diwaktu senang dan sedih, sahabat itu bersimpati, sahabat itu akan bilang ke semua orang 'inilah sahabatku' ketika kita sedang berada dititik paling bawah sekalipun. Dan sampai sekarang banyak orang-orang yang awalnya aku anggap sahabat pergi ngilang begitu aja. Sampai aku sadar mereka bukan orang-orang abadi, mereka cuman sekedar teman yang ngasih energi positif ke aku disatu waktu.

Sahabat. Mungkin banyak yg sering ngalamanin hal seperti dikhianati sahabat, ditinggalkan, dibohongi. Tapi apalah artinya itu semua jika masih ada 'alasan' yang bisa kita denger dari mulut sahabat. Gak semua hal yang buruk itu harus berakhir buruk kan ? Jangan hanya melihat satu titik hitam di atas selembar kertas putih. Bagaimanapun sahabat pernah bikin kita senyum di antara kesedihan kita, bikin kita bangkit saat jatuh, bikin kita berharga disaat gak ada satupun orang yang perduli.

Gak ada istilah mantan sahabat kok :') Orang yang kita anggap enemy yang padahal dulunya itu sahabat kita, dia tetep ada, dia ngawasin kita dari jauh, dia pasti berharap dalam hatinya semoga kita bisa menjadi orang yang lebih baik lagi.

Yah begitulah hidup. Sahabat adalah obat yang paling tepat. Semua orang punya segi positif dan negatif, tergantung dari kitanya, gimana caranya agar bisa berjalan beriringan.

Tulisan ini aku dedikasikan buat semua temen-temen aku. Love you all :*